banner 468x60

One Nada Music School Ciptakan Siswa Berprestasi

5452 views
banner 160x600
banner 468x60

20161217_080945

BANYUWANGI, Belum genap setahun didirikan, One Nada Music School yang dirintis Ainur Rofik Wandra Restus1yan, artis kondang Banyuwangi di jalan raya Cluring, Cempokosari Desa Sarimulyo ini sudah mencetak siswa berprestasi dibidang musik. Tidak tanggung – tanggung, beberapa siswa yang sekolah ditempatnya berhasil meraih juara 1 tingkat kabupaten, bahkan di tingkat Jawa Timur dalam beberapa kompetisi.

Jawara One Nada School itu adalah Adam Al Arifi (11), buah hati Pasutri Nazamudin Arif (40) dan Ninik Hikmawati (38) warga Perumnas Sembulung Permai, Desa sembulung, Kecamatan Cluring. Adam yang masih baru saja menempuh pendidikan musik di tempat sang Maestro tersebut sudah berani mengikuti beberapa kompetisi Multy Talent di Banyuwangi beberapa pekan lalu. Dari kompetisi itu, Adam mampu menjadi peserta terbaik dari peserta – peserta yang lain.

“Ini piala kompetisi Multy Talent yang diselenggarakan STIKOM Banyuwangi pekan lalu. Dari kompetisi yang diselenggarakan itu anak saya mendapat juara satu,” kata Nazamudin Arif, ayah kandung Adam, kemarin.

Dalam perlombaan itu menurut Nazamudin, peserta keseluruhan sebanyak 36 dari segala usia se Jawa Timur. Adam memilih kategori vocal dalam perlombaan itu, sesuai kemampuannya dalam menyanyikan sebuah lagu bergenre POP berjudul ‘Karena Ku Sanggup’ Adam saat itu, menuai banyak pujian dari dewan juri. Dari karakter vocalnya itu Adam mampu mengalahkan semua peserta yang datang dari Provinsi Jawa Timur.

“Adam peserta termuda. Meski begitu dia sanggup mengalahkan peserta lainnya,” urainya.

Usai kompetisi itu, baru sepekan lalu tepatnya Tanggal 11 Desember 2016, Adam kembali mengikuti perlombaan yang di selenggarakan Hardys Banyuwangi. dari perlombaan yang diselenggarakan itu, kembali Adam menggondol juara satu. “Iya juara lagi,” kata Nazamudin, dengan wajah semringah karena prestasi hebat putranya tersebut.

Sebelum sekolah di One Nada Music, menurut Ninik Hikmawati, ibu kandung Adam memaparkan prestasi demi prestasi belum pernah didapat putranya, namun setelah sekolah di tempat yang didirikan Wandra, skil dan insting bermain musik anaknya itu mulai banyak perkembangan.

“Sekolah musik disini perkembangannya pesat,” katanya.

Adam memilki kemampuan bermain keyboard dan olah vocal menurut Ninik, sejak kelas 4 SD. Dan dia mengenal solmisasi nada musik sejak kelas 3 SD.

“Adam bisa musik dan vocal baru setahun. Saya juga heran kenapa jiwa seni itu bisa mengalir pada diri Adam, sedangkan ayah dan ibunya tidak memilki sama sekali jiwa seni musik. Mungkin itu tumbuh mengalir pada diri Adam dengan sendirinya. Dari kemampuannya bermain musik saya dan ayahnya terus mendukung, dengan cara menyekolahkan Adam di sekolah musik milik Wandra,” tungkasnya.

Adam, saat ditanya terkait kemampuannya tersebut mengaku lantaran dia tekun mempraktekan arahan dari gurunya di One Nada Musik. Dia hampir setiap pertemuan tidak pernah bolos sekalipun dia sakit.

“Satu minggu dua kali pertemuan. Hari Rabu sore privat musik keyboard. Hari Kamis privat vocal. Saya senang sekolah di sini karena tempatnya nyaman dan guru musiknya sangat handal,” ujar Adam.

Selain berprestasi di bidang musik, siswa SDN 2 Jajag Kecamatan Gambiran ini juga berprestasi di sekolahnya. “Kemarin saya rengking satu mas,” kata Adam, semringah.

Dari kemampuannya itu Adam, bertekat akan menempuh pendidikan musik ini dengan tekun karena Adam memiliki cita – cita ingin mengikuti kompetisi musik sekala Nasional di salah satu televisi swasta di Indonesia.

“Iya, saya kepingin banget ikut lomba Multy Talent di Global Tv acara The Voice Kids. Mungkin saya akan mendaftarkan diri setelah saya masuk SMP. Doakan bisa menjadi juara ya mas,” harapnya.

Prestasi Adam, nampaknya mendapat respon positive dari owner sekaligus direktur One Nada Musik School. Jikia prestasinya terus berkembang sang pemilik sekolah musik itu akan membuatkan album pribadi untuk sang juara tersebut.

“Dia masih kecil tapi prestasinya sangat memukau,” terang Wandra saat dikonfirmasi CFI di ruang kerjanya, kemarin.

Wandra sendiri tak menyangka jika beberapa siswanya bisa mendapat prestasi, karena belum genap setahun sekolahannya didirikan.

“Sekolah musik ini saya dirikan tepat pada ulang tahun ibu saya, tepatnya pada Tanggal 16 Maret 2016. Hebat ya, belum genap setahun sudah bisa mencetak siswa berprestasi. Selain Adam ada juga siswa yang berprestasi lainnya, dia adalah siswa drummer, kemarin dia juga menjadi juara harapan satu, ” urainya.

Sementara itu terkait proses pembelajaran di tempatnya, Wandra menerangkan jikasekolah musik ditempatnya dilakukan secara privat dengan menghadirkan guru – guru handal dibidang musik ditempatnya.

“Sementara jumlah siswa masih sekitar 84 dari berbagai daerah diwilayah Banyuwangi. mereka yang belajar di sini dari usia TK, SD, SMP dan SMA, kebanyakan mereka belajar tehnik vocal,” jelasnya.

Dalam satu minggu setiap siswa diberikan pembelajaran selama atu hingga dua pertemuan tergantung, jadwal masing – masing siswa. Sekolah musik itu dibuka dimulai dari jam satu siang hingga jam 8 malam.

“Masing – masing siswa durasi belajar musik dan vocal selama 45 menit disetiap pertemuannya. Satu bulan hanya dikenakan biaya sekolah sebesar Rp. 300 ribu, empat kali pertemuan. jika warga masyarakat Banyuwangi berminat ingin menyekolahkan putra – putrinya dibidang musik bisa mendatangi alamat One Nada Music School selatan Kampus UBI Desa Sarimulyo, atau juga bisa menghubungi Call Centter 0333-3910078,” pungkas Wandra, menutup perbincangan CFI. (yud)

Email Autoresponder indonesia
author