banner 468x60

Susy Susanti-Love All: “Negara Hutang pada Susi”.

banner 160x600
banner 468x60

Muhammad Farhan_ foto Eki Thadan

Jakarta, 21/09/2018. Susy Susanti-Love All. “Negara Hutang pada Susi” 

Penyelenggaraan ASIAN GAMES 2018 telah usai, eforia energi of asia pada perhelatan ajang olah raga membuat bangga masyarakat Indonesia. Ramai-ramai orang tua dan anak-anak pun terobsesi dan berambisi pengen jadi atlet di berbagai cabang olah raga yang diminati. 

Banyak kisah menarik yang menginspirasi di balik prestasi yang bisa mengharumkan nama bangsa, dengan kibaran bendera merah putih dan lagu kebangsaan Indonesia Raya berkumandang di stadion. Rasa haru nan syahdu menggelorakan semangat rasa cinta tanah air.

Kisah mengharubirukan prestasi cabang olahraga badminton yang meraih medali emas di ajang olimpiade Barcelona 1992 oleh Susy Susanti pun menjadi inspirasi untuk difilmkan. Bagaimana cerita dibalik kesuksesan Susi Susanti diangkat ke layar lebar oleh Daniel Mananta selaku produser.

“Semangat perjuangan Susi Susanti di olahraga badminton sejak dari tahun 1984 pertama kali memenangkan world championship junior, Susi sudah jadi juara dunia dari umur 14 tahun, semangat itu yang terus dikobarkan sampai sekarang ini,” kata Daniel saat jumpa pers di Gedung Istora Senayan, Jakarta Pusat.

Film berjudul Susy Susanti-Love All, “mempunyai makna tidak hanya cinta semua, tetapi kosong-kosong, nol-nol, yang dengan ketulusan hati, Susi mengisinya dengan semangat pengabdian mencapai prestasi untuk semuanya, rasa citanya dengan profesi, rasa cinta pada Tuhan, rasa cintanya itu mampu mengharumkan bangsa Indonesia,” ujar Syarika, salah satu dari penulis naskah.

Semangat Susi pun terus dipompakan oleh Jenderal Try Sutrisno yang saat itu menjabat sebagai Ketua Umum Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) periode 1985-1993. “Sebetulnya negara ini berutang banyak dengan Alan dan Susy, sampai sekarang belum lunas. Tapi karena cinta, mereka anggap sudah lunas,” kata Farhan yang memerankan Try Sutrisno.

”Saya tahu banget dan pernah mendengar ceritanya pada tahun 2004 sampai nangis. Nanti di film itu kita semua akan tahu utang apa yang lama tidak kita lunasi pada mereka,” ujar Farhan menambahkan.

“Saya merepresentasikan pemerintah, ketua PBSI. Seorang jenderal dan calon wakil presiden yang salah satunya memanfaatkan badminton supaya saya bisa mencapai tujuan. Ketika akhirnya mendapat medali Olimpiade, gue jadi wapres. selesai,” jelas Farhan.

Sutradara Sim F dipercaya untuk menggarap film Susy Susanti - Love All dibintangi Laura Basuki sebagai Susy Susanti dan Dion Wiyoko diperankan Alan Budikusuma. Film ini rencananya akan tayang pada tahun 2019 mendatang. (EQ).

Email Autoresponder indonesia
author