banner 468x60

Komunitas Film Majalengka Lahirkan Sineas muda berbakat.

banner 160x600
banner 468x60

Peserta dan Narasumber Workshop Film Sehari Majalengka

Peserta dan Narasumber Workshop Film Sehari Majalengka

 

Majalengka, 1/10/2017 : Komunitas Film Majalengka mengadakan Screening & Workshop Film sehari yang bertemakan “ Mengembangkan Perfilman Majalengka dalam peningkatan Nilai Budaya Bangsa”,bertempat di aula gedung Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Majalengka, pada tanggal 30/09/2017. Komunitas film yang di gawangi oleh Nanang Sulaeman diikuti Sekitar 50 Peserta workshop yang hadir dari pelajar, mahasiswa dan masyarakat umum yang ada di Majalengka, Ciamis, Indramayu, cirebon dan sekitarnya, mereka sangat antusias untuk mengikuti dasar-dasar proses produksi sebuah film hadir sebagai nara sumber Budi Sumarno yang memberikan materi dari Ide menjadi Film , managemen produksi film, Bernard Sirait pengenalan kamera dan dasar- dasar sinematografi, irfan Wijaya bagaimana membuat skenario film.

Workshop yang di mulai dari pukul 9.00 WIB dibuka oleh Nanang Sulaeman sebagai ketua panitia, di lanjutkan sambutan oleh Budi Sumarno yang mewakili nara sumber, serta dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kab. Majalengka di wakilkan oleh Bpk. Mumuh Muhidin, SH yang dalam sambutannya sangat berterima kasih dengan kegiatan positif tersebut, semoga bisa melahirkan calon Sineas berbakat dari Majalengka.

Budi Sumarno yang juga merupakan ketua umum Komunitas Cinta Film Indonesia ( KCFI ) berharap dengan kegiatan ini akan bisa menumbuh kembangkan perfilman Indonesia, khususnya di Majalengka dan berharap akan membuat para investor tergugah untuk mendirikan bioskop di Majalengka, tempat ini masih sangat asri dan sangat menarik untuk di jadikan lokasi shooting film ungkap Budi, yang sudah mulai membuat para peserta mulai teracuni, istilah yang di gunakan olehnya agar calon peserta mulai tertarik kepada industri film , ia juga sebelumnya beberapa kali mengadakan workshop film pendek di beberapa daerah dengan menggunakan konsep “Creative short Movie Workshop “, dengan konsep tersebut, tahun 2014, Budi Sumarno berhasil memotivasi brimob Bangka Belitung mengikuti workshop film yang di adakan selama 2(dua) hari dan mengantarkan film Kata Hati “ produksi hasil workshop tersebut mendapat gelar juara ke 2 ( dua) pada Festival Police Movie 2014 di Jakarta, sedangkan di tahun 2016, ia bersama beberapa dosen IKJ memotivasi 200 anak-anak kepulauan seribu menjadi Nara Sumber workshop untuk kep. 1000, yang dilaksanakan selama 3 hari dua malam dan menghasilkan 4(empat) karya film pendek berdurasi 2-5 menit dengan lokasi shooting di sekitar kepulauan Seribu.

Majalengka Workshop sehari ini menghasilkan 3 skenario film pendek yang langsung tulis oleh peserta Workshop tersebut, di mana penulisan naskah di buat oleh Sarah Meilani – Senja dan Sejuta Cerita, Dede Faturahman- Dua Sejoli dan Putri Harapani – Harapan. Hasil penulisan tersebut langsung di praktekkan dalam produksi, dimana para peserta dengan sangat serius melakukan kegiatan shooting di aula Dinas Pariwisata dan Kebudayaan.

Setelah kegiatan praktek penulisan dan produksi workshop film tersebut, para calon sineas muda Majalengka menonton film “ Aisyah Biarkan kami bersaudara, dan selanjutnya acara di tutup oleh Ketua Komunitas film Majalengka Nanang Sulaeman.

Kegiatan Workshop ini menambah semangat dan keingin tahuan berlanjut para calon sineas Majalengka, sehingga tercetus ide, para peserta workshop tersebut akan melanjutkan kegiatan dalam upaya pengembangan perfilman di majalengka dengan menginisiatif di adakannya “ Majalengka Movie Camp 2017 ”. (bs)

praktek produksi

praktek produksi

Email Autoresponder indonesia
author